Adakah Potongan Pelunasan KUR BRI Sebelum Jatuh Tempo

Adakah Potongan Pelunasan KUR BRI Sebelum Jatuh Tempo

Diposting pada

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BRI memberikan layanan pinjaman bervariasi salah satunya adalah KUR. Kredit mikro tersebut sangat diminati mengingat suku bunganya hanya 1.025% per bulan.

Walaupun murah, namun harus tetap bijak dalam mengajukan pinjaman agar pelunasan sesuai dengan tempo. Lalu, berapa potongan pelunasan KUR BRI sebelum jatuh tempo?

Adakah Potongan Pelunasan sebelum Jatuh Tempo?

Melunasi pinjaman sebelum jatuh tempo merupakan hal wajar yang diinginkan nasabah agar terbebas dari hutang. Namun, apabila ditinjau lebih lanjut maka akan timbul pertanyaan “apakah pelunasan sebelum jatuh tempo benar-benar meringankan? Baca Berapa Hari Ya Pencairan Pinjaman BRI Sampai Duit Cair

Terlebih lagi Bank BRI sepertinya menerapkan kebijakan baru terkait pinjaman kredit. Berikut terdapat dua poin penting untuk menjawab pertanyaan tersebut:

  • Bank BRI taat aturan Bank Indonesia

Bank Indonesia telah menetapkan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan 50/55 yang diikuti oleh Bank BRI. Dengan berpedoman pada peraturan tersebut, Bank BRI menetapkan bahwa pelunasan kredit maju atau sebelum jatuh tempo harus dilakukan sistem hitung ulang atau yang disebut dengan rekalkulasi.

Advertisements
  • Peraturan rekalkulasi kredit

Rekalkulasi akan dilakukan oleh pihak bank apabila nasabah ingin melunasi pinjaman sebelum jangka waktu habis. Secara garis besar, rekalkulasi menghasilkan kurva yang berbentuk gunung. Kurva tersebut menunjukkan bahwa pelunasan di bulan awal dan akhir hanya akan terbebani bunga rendah. Sedangkan pelunasan pada masa pertengahan pinjaman akan dibebani bunga yang lebih tinggi.

Berdasarkan dua poin tersebut, maka jelas sudah bahwa alih-alih pelunasan di awal akan meringankan, malah justru membengkakkan jumlah tagihan. Anda sebagai nasabah tidak akan mendapat potongan pelunasan sebagai reward karena melunasi pinjaman sebelum jatuh tempo. Oleh sebab itu, sebaiknya tetap mengikuti jangka waktu pinjaman agar tidak mengeluarkan banyak uang. Baca Cepat Lambat Proses Pencairan KUR BRI

Advertisements

Gambaran Singkat Rekalkulasi Bank BRI

Perhitungan rekalkulasi bunga pada dasarnya didapatkan dari akumulasi selisih antara sistem bunga flat dengan sistem bunga efektif. Semakin awal pelunasan, maka rekalkulasi bunga yang dibebankan lebih sedikit, sedangkan rekalkulasi bunga tertinggi ada pada masa pertengahan pinjaman.

Mengingat perhitungan tepatnya hanya dapat dilakukan oleh pihak bank, maka hanya akan dijelaskan mengenai gambaran singkatnya saja.

Apabila Anda mengajukan kredit sejumlah A rupiah dalam jangka waktu 12 bulan dengan bunga sebesar X%, maka memiliki 12 kali waktu pelunasan. Namun, ketika Anda ingin melunasi pinjaman tersebut di bulan ke 5,misalnya, maka akan ada kekurangan bunga yang seharusnya dibebankan di bulan ke 6 hingga bulan akhir pelunasan.

Anda tidak akan dibebankan bunga berlebih apabila pelunasan sesuai dengan tenor yang disepakati. Namun, apabila pelunasan ingin dipercepat maka Anda harus membayar kekurangan bunga tersebut yang besarannya sudah dinaikkan sesuai standar PSAK 50/55. Sehingga, total biaya yang dihitung adalah:

Pokok Pinjaman + Rekalkulasi Kekurangan Bunga (jumlahnya lebih tinggi dibanding bunga untuk pelunasan sesuai jangka waktu)

Rekalkulasi bunga yang bertambah itulah yang menyebabkan beban tagihan lebih banyak, apalagi jika pelunasan dilakukan di tengah masa pinjaman. Namun, perlu diketahui bahwa kebijakan tersebut tidak akan mengubah jumlah akhir dari beban yang harus dibayarkan. Hanya saja, Anda uang yang dikeluarkan lebih banyak dalam sekali waktu. Baca Mengetahui Cabang Bank dari Nomor Rekening Khususnya BRI

Kebijakan tersebut memang menjadi momok bagi yang niatnya ingin terbebas dari hutang secara cepat, justru harus merogoh kantong lebih dalam. Namun, ada juga yang berpikir tidak masalah mengeluarkan banyak uang sekaligus asalkan tidak dihantui tanggungan lagi. Jadi, sesuaikanlah penggunaan peraturan tersebut dengan kebutuhan dan kondisi finansial Anda agar tidak merasa rugi.

Tinggalkan Balasan