Alamat NPWP Beda Dengan KTP Bermasalah Apa Gak ya Nantinya?

Sebagai seorang warga Negara Indonesia, tentunya setiap orang yang tinggal di Indonesia memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang harus dipenuhi terhadap negara.

Kewajiban itu misalnya adalah membayar pajak. Maka dari itulah setiap warga negara harus memiliki NPWP sebagai identitas setiap warga negara yang merupakan wajib pajak ketika melaksanakan kewajiban dalam hal pajak.

Masalah yang biasanya muncul adalah alamat NPWP tidak sesuai dengan alamat KTP. Lantas alamat NPWP beda dengan KTP bermasalah apa gak ya nantinya? Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya semoga bisa bermanfaat.

Advertisements

Setiap warga negara yang sudah memiliki penghasilan ataupun sudah mencukupi usianya sebagai seorang wajib pajak sudah pasti harus memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Solusi Alamat NPWP Beda Dengan KTP

NPWP ini akan berfungsi sebagai identitas bagi wajib pajak ketika harus menjalankan kewajiban maupun mendapatkan hak sebagai wajib pajak. Baca Membuat NPWP Dengan KTP Luar Daerah

Untuk itulah setiap data yang dimasukkan dalam NPWP harus sesuai dengan data diri wajib pajak dan harus dimasukkan selengkap-lengkapnya.

Masalah kemudian timbul ketika seorang pegawai harus bekerja di daerah yang tidak sama dengan alamat KTPnya.

Maka secara otomatis datanya juga akan berubah. Inilah yang kemudian menjadi pertanyaan, jika alamat NPWP beda dengan alamat KTP bermasalah gak ya nantinya? Jawabannya tentu nantinya akan sedikit menyulitkan, maka dari itu perlu dilakukan perubahan data pada NPWP.

Advertisements

Anda bisa melakukan perubahan data secara online maupun offline. Jika akan mengubah data secara online, Anda bisa langsung mengakses laman resmi dari direktorat jenderal pajak. Setelah itu Anda bisa mengisi formulir perubahan data.

Jika sudah terisi, Anda harus mengirimkan dokumen yang dibutuhkan untuk perubahan data tersebut. Anda bisa mengunggahnya dalam bentuk file atau mengirimkannya secara langsung ke KPP lama untuk mengajukan perubahan data.

Cara kedua bisa dilakukan secara offline, yakni dengan datang secara langsung ke KPP lama atau mengurusnya di KPP baru. Ketika di KPP baru ini, Anda harus menyiapkan data dan dokumen yang dibutuhkan.

Dokumen-dokumen tersebut antara lain kartu keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ketika sudah sampai di KPP wilayah kerja dimana Anda tinggal saat ini, Anda akan diminta mengisi formulir perubahan data tersebut.

Jika sudah mengisi, petugas akan meminta  dokumen yang dibutuhkan dan akan segera melakukan penggantian data pada database. Setelah itu Anda bisa mendapatkan NPWP Anda dengan data yang sudah diperbarui.

Jadi, ketika Anda bertanya alamat NPWP beda dengan alamat KTP bermasalah gak ya nantinya? Tentunya akan sedikit merepotkan. Setiap perubahan data seperti alamat dari wajib pajak pada dasarnya harus segera dilaporkan ke dirjen Pajak. Baca Bikin NPWP di Perantauan

Dengan begitu dirjen pajak masih bisa memantau kewajiban Anda sebagai wajib pajak. Maka dari itu, Anda sebagai wajib pajak harus segera melakukan perubahan data di KPP yang bersangkutan.

Advertisements
error: