Bisakah Pinjaman Jaminan Sertifikat Tanah Kosong di Bank

Bisakah Pinjaman Jaminan Sertifikat Tanah Kosong di Bank

Diposting pada

Anda membutuhkan dana mendesak namun bingung harus bagaimana, karena aset berharga yang Anda miliki saat ini adalah sertifikat tanah kosong. Lalu Anda bertanya-tanya, bisakah pinjaman jaminan sertifikat tanah kosong di bank?

Jawabannya bisa, dengan mengajukan pinjaman di Bank BRI Syariah. Lalu apa persyaratannya dan bagaimana prosesnya? Simak penjelasannya berikut ini!

Jenis Pinjaman

BRI Syariah adalah salah satu bank yang sanggup memberikan pinjaman uang dengan agunan berupa sertifikat tanah kosong. BRI Syariah sendiri adalah salah satu anak perusahaan Bank BRI, namun lebih terfokus pada Perbankan Syariah.

Skema dari pembiayaan mikro BRI Syariah menggunakan akad Murabahah atau jual beli, yang memiliki tujuan untuk pembiayaan investasi, modal kerja, serta konsumsi yang setinggi-tingginya 50% dari tujuan produktif nasabah.

Untuk jaminan berupa sertifikat tanah kosong, Anda dapat memilih Kredit Mikro IB. Kredit Mikro IB ditujukan kepada nasabah yang berstatus karyawan dengan minimal masa kerja 1 tahun, atau pengusaha yang telah menjalankan usahanya selama 2 tahun.

Advertisements

Persyaratan yang Harus Dilengkapi

Kini kita akan membahas tentang persyaratan apa yang harus dilengkapi jika ingin mengajukan pinjaman kredit Mikro IB. Baca Pengalaman Pinjam Uang di Bank BRI

  • Merupakan WNI atau Warga Negara Indonesia yang berusia minimal 21 tahun atau telah menikah untuk usia lebih besar atau sama dengan 18 tahun, dan maksimal 65 tahun saat akhir masa pembiayaan.
  • Fotokopi KTP, KK, dan akta nikah
  • NPWP yang harus terdapat limit pembiayaan diatas Rp 50 juta
  • Surat Ijin Usaha
  • Jaminan berupa BPKB, SHM, SHPTU / SIPTU. AJB / LETTER C / GIRIK, serta gadai deposito

Aplikasi Pengajuan Pembiayaan

  • Formulir dari aplikasi pengajuan pembiayaan yang wajib dilengkapi dan dibubuhi tandatangan nasabah
  • Catatan keuangan yang dibuat sendiri oleh nasabah, ataupun nota-nota penjualan
  • SPPT PBB bukti lunas PBB tahun terakhir wajib untuk jaminan bangunan dan tanah, serta SPPT dan STTS asli
  • FC agunan serta IMB, jika ada
  • Bukti riwayat pembiayaan di bank

Sebelum Itu, Perhatikan Dulu Hal Penting Ini!

Untuk menghindari pengajuan pinjaman Anda yang ditolak oleh pihak bank, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal dibawah ini

Advertisements

Tanah Kosong Tak Terawat

Bisa saja pengajuan pinjaman Anda ditolak oleh pihak bank hanya karena tanah kosong milik Anda benar-benar tidak terawat, tidak adanya tanaman, kandang, atau bangunan-bangunan lainnya. Karena kondisi ini membuat pihak bank berpikir dua kali apakah bisa mengabulkan permintaan pinjaman atau tidak.

Tanah Kosong Lokasinya Tak Strategis

Lokasi dari tanah kosong Anda harus berada di tempat yang strategis. Misalnya saja, lokasi tanah kosong berada di pusat kota atau pemukiman. Jika lokasi tanah kosong Anda berada di pedesaan dengan akses jalan yang cukup sulit, bisa-bisa pihak bank akan berpikir dua kali.

Selain itu, lokasi tanah kosong juga tidak berada di wilayah yang sering terkena tanah longsor, banjir, maupun wilayah rawan bencana lainnya.

Sertifikat Atas Nama Sendiri

Sertifikat tanah kosong Anda juga wajib atas nama Anda sendiri, bukan atas nama orang lain entah itu saudara kandung, saudara sepupu, orang tua, suami, atau istri. Baca 3 Metode Bayar Perpanjangan Pegadaian Online

Lokasi Tanah Kosong Berada Dalam Satu Wilayah

Misalnya saja Anda tinggal di Bantul, maka tanah kosong yang Anda jaminkan juga harus berada di Bantul pula, jadi berada dalam satu wilayah cakupan yang sama.

Itulah tadi penjelasan mengenai bisakah pinjaman jaminan sertifikat tanah kosong di Bank? Ternyata jawabannya bisa, syaratnya mudah dan prosesnya cepat.

Tinggalkan Balasan