Cara Pembatalan Pembelian Rumah KPR (Pengalaman Kami)

Pembatalan Pembelian Rumah KPR – KPR itu merupakan singkatan Kredit Pemilikan Rumah. Ini merupakan salah satu produk pembiayaan bagi masyarakat yang ingin membeli rumah akan tetapi gaji setiap bulan tidak cukup untuk melakukan pembelian secara tunai.

Sampai sekarang pembelian rumah KPR sudah banyak sekali disediakan oleh bank, entah itu yang Syariah ataupun Konvensional.

Dari tahun ke tahun pun pengaju KPR sudah semakin bertambah jumlahnya. Bagi Anda yang ingin melakukan pengajuan KPR pun tidak perlu bingung.

Advertisements

Pasalnya persyaratan yang harus diajukan tidaklah sulit. Anda hanya perlu mempersiapkan dokumen penting dan juga membayar DP di awal. Setelah itu Anda hanya perlu menjalankan cicilan per bulannya.

Cara Membatalkan Pembelian Rumah KPR

Sebelum kami memberitahukan Anda seputar bagaimana caranya untuk membatalkan pembelian rumah KPR, kami ingin share sedikit tentang cara dalam mengajukan KPR. Baca Simulasi Pinjaman BNI Syariah Per Bulan

Pertama-tama, Anda harus memastikan bahwa umur Anda sudah 21 tahun atau tidak boleh lebih dari 50 tahun.

Kemudian Anda juga harus memfotocopy KTP pemohon, beserta KTP milik pasangan. Kemudian Anda harus memfotocopy juga akta nikah, ataupun cerai. Menyerahkan Kartu Keluarga pun harus Anda lakukan.

Jangan lupa pula untuk menyerahkan surat yang memberikan keterangan bahwa Anda merupakan WNI (Warga Negara Indonesia). Kemudian yang terakhir itu adalah dokumen kepemilikan agunan entah itu berupa SHM, PBB dan juga IMB.

Advertisements

Selain persyaratan di atas, Anda pun harus menyerahkan dokumen tambahan kepada karyawan. Contohnya itu seperti slip gaji, kemudian surat keterangan yang memberikan informasi bahwa Anda merupakan salah satu pegawai perusahaan/kantor dan yang terakhir rekening koran.

Mungkin Anda bingung, apa itu rekening koran. Rekening koran ini merupakan nama lain dari rekening selama 3 bulan terakhir. baca Pinjaman BNI Syariah Tanpa Agunan

Setelah Anda mengajukan KPR ke Bank, dan sudah disetujui, maka Anda pun akan mulai untuk pembayaran DP. Pasalnya yang namanya KPR tidak ada yang tanpa DP.

Semua bank pasti membutuhkan DP atau bahkan agunan agar tidak sampai mendapatkan kerugian akibat nasabahnya. Nah semakin besar DP yang diberikan akan semakin kecil jumlah cicilannya.

Untuk itu jika Anda memiliki uang tunai dengan jumlah lumayan besar jadikanlah uang tersebut sebagai DP dari KPR.

Dengan demikian Anda jadi tidak terlalu terbebani dengan cicilan setiap bulannya. Nah namun jika sudah selama berbulan-bulan Anda mencicil, kemudian ingin membatalkannya hal tersebut bukanlah hal yang diperbolehkan terutama dijatuhkan oleh pihak penjualnya.

Anda hanya bisa membatalkan pengajuan KPR apabila sebelum dilakukannya akad atau perjanjian. Pembelian rumah KPR itu hanya bisa dibatalkan apabila dari pihak penjualnya yang mengajukan. Baca KPR BNI Syariah Tanpa DP

Itu juga jika dikarenakan si pengaju KPR sudah tidak sanggup lagi untuk membayar cicilan per bulannya. Sekian informasinya semoga dapat membantu.

Advertisements
error: