Segini Biaya Gadai Emas di BSI Murah Ternyata

Gadai emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk memperoleh dana tunai dengan cepat.

Sebelum memutuskan untuk melakukan gadai emas di BSI, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai biaya yang harus dikeluarkan.

Biaya Penilaian Emas Biaya penilaian emas adalah biaya yang dikenakan oleh BSI untuk menentukan nilai emas yang digunakan sebagai jaminan.

Biaya Gadai Emas di BSI

Biaya ini biasanya berkisar antara 1-2% dari nilai gadai. Sebagai contoh, jika nilai emas yang digadaikan sebesar Rp 10 juta, maka biaya penilaian yang dikenakan adalah sekitar Rp 100-200 ribu.

Biaya Administrasi Selain biaya penilaian emas, BSI juga akan mengenakan biaya administrasi pada nasabah yang melakukan gadai emas. Biaya administrasi ini biasanya berkisar antara 0,5-2% dari jumlah pinjaman.

Sebagai contoh, jika nasabah meminjam sebesar Rp 10 juta dan biaya administrasi yang dikenakan sebesar 1%, maka biaya administrasi yang harus dibayar adalah sebesar Rp 100 ribu.

Baca juga: Lihat Perbedaan Gadai Emas di Pegadaian dengan Bank Syariah

Bunga Pinjaman Selain biaya penilaian dan biaya administrasi, BSI juga akan memberikan bunga atas pinjaman yang diberikan.

Besarnya bunga yang dikenakan pada nasabah bervariasi tergantung pada besarnya pinjaman dan jangka waktu pinjaman. Biasanya, bunga yang dikenakan berkisar antara 0,5-2% per bulan.

Sebagai contoh, jika nasabah meminjam sebesar Rp 10 juta dengan jangka waktu pinjaman selama 6 bulan dan bunga yang dikenakan sebesar 1% per bulan.

Maka jumlah bunga yang harus dibayar adalah sebesar Rp 60 ribu per bulan atau total bunga selama 6 bulan sebesar Rp 360 ribu.

Selain biaya-biaya di atas, terdapat juga biaya lain yang mungkin dikenakan oleh BSI, seperti biaya keterlambatan pembayaran atau biaya pengambilan kembali barang jaminan.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukan gadai emas di BSI, pastikan untuk memahami seluruh biaya yang harus dikeluarkan dan mempertimbangkan secara matang kemampuan untuk membayar kembali pinjaman dan bunga yang dikenakan.

Baca juga: Sistem Jatuh Tempo Pegadaian Emas Bahayakah?

Apa itu Cicil emas di BSI

Cicil emas adalah salah satu layanan yang disediakan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memudahkan nasabah membeli emas dengan cara mencicil tanpa harus membayar secara tunai.

Dengan layanan ini, nasabah dapat membeli emas secara kredit dengan melakukan pembayaran secara berkala sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati.

Cicil emas di BSI memiliki beberapa keuntungan, di antaranya:

Tidak Perlu Membayar Secara Tunai

Dengan cicil emas di BSI, nasabah tidak perlu membayar secara tunai saat membeli emas. Nasabah dapat melakukan pembayaran secara berkala sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati.

Baca juga: Bisakah Gadai Emas di Toko Emas Pengalamanku

Emas Berkualitas Tinggi

Emas yang dijual oleh BSI memiliki kadar emas yang tinggi dan terjamin kualitasnya. Selain itu, emas yang dijual oleh BSI juga telah teruji dan memiliki sertifikat dari lembaga yang terpercaya.

Mudah dan Cepat

Proses pengajuan cicil emas di BSI relatif mudah dan cepat. Nasabah hanya perlu membawa dokumen persyaratan yang diminta oleh BSI, seperti identitas diri, NPWP, dan dokumen pendukung lainnya.

Setelah pengajuan disetujui, nasabah dapat langsung membawa pulang emas yang dibeli.

Tersedia Berbagai Pilihan

Produk BSI menyediakan berbagai pilihan produk emas yang dapat dibeli dengan cicil emas, seperti emas batangan atau emas perhiasan.

Hal ini memungkinkan nasabah untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Baca juga: Cara Gadai Emas di BSI Prosedur dan Syaratnya Lengkap

Namun, sebelum memutuskan untuk membeli emas dengan cicil emas di BSI, pastikan untuk memahami dengan baik seluruh ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

Hal ini penting agar nasabah dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari layanan cicil emas dan tidak mengalami kendala atau masalah di kemudian hari.

Share

Leave a Comment

Scroll to Top