UPDATE : Saat Ini Belum Bisa Menggadaikan Ijazah di Pegadaian

Artikel kali ini akan membahas tentang menggadaikan ijazah di pegadaian. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan, banyak orang memerlukan banyak biaya pula.

Hal itu pun menimbulkan ide orang-orang untuk menggadaikan apapun barang yang dimiliki. Barang-barang itu antara lain barang elektronik, motor, atau bahkan surat-surat dan dokumen penting lain seperti ijazah.

Ada banyak faktor yang membuat orang-orang ingin menggadaikan barang yang dimilikinya.

Advertisements

Salah satu lokasi untuk bisa menggadaikan barang adalah pegadaian. Pegadaian termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor keuangan, tepatnya bergerak di bidang pembiayaan, emas, dan berbagai jasa.

Di pegadaian Anda dapat menggadaikan berbagai barang yang bisa dijadikan jaminan. Bila Anda ingin menggadaikan ijazah, maka Anda dapat menggadaikannya di pegadaian.

Apakah Anda Ingin menggadaikan Ijazah di Pegadaian??

Pegadaian memiliki dua sistem antara lain gadai sistem konvensional dan gadai sistem syariah. Untuk gadai konvensional memiliki kelebihan seperti memiliki layanan KCA di seluruh wilayah Indonesia, prosedur yang cepat dan mudah.

Nilai pinjaman dimulai dari Rp 50.000,- sampai Rp 500.000.000,- atau bahkan lebih, maksimal jangka waktu 120 hari (empat bulan), tanpa harus membuka rekening dengan pinjaman berupa uang tunai.Baca Simulasi Kredit Dengan Agunan Sertifikat

Sementara itu gadai syariah memiliki kelebihan layanan RAHN, prosedur yang cepat dan mudah. Pinjaman atau marhun bih mulai Rp 50.000,- sampai Rp 200.000.000,- atau lebih, pelunasan menggunakan sistem ijaroh, tanpa buka rekening, dan pinjaman berupa uang tunai.

Advertisements

Untuk menggadaikan ijazah di pegadaian yang perlu Anda lakukan adalah dengan datang ke kantor pegadaian terdekat.

Saat telah datang ke kantor pegadaian, lalu Anda mengisi formulir pengajuan gadai serta mengambil nomor antrian sampai nomor antrian Anda dipanggil.

Berikutnya Anda pun akan diarahkan oleh customer service dalam menyampaikan tujuan dan maksud Anda pada pihak pegadaian dengan menggadaikan ijazah.

Dalam proses gadai ijazah juga memiliki syarat yang sama dengan gadai konvensional dan gadai syariah. Syarat-syaratnya antara lain fotocopy KTP, untuk jaminan berupa kendaraan bermotor lampirkan STNK atau BPKB, lalu menyerahkan barang yang dijaminkan pada pegadaian.

Khusus gadai sistem konvensional, Anda akan diminta menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK).

Hal yang perlu kembali Anda ingat adalah batas maksimal Anda menggadaikan barang jaminan yaitu 120 hari atau empat bulan.

Bila pada batas waktu itu Anda belum dapat mengambil barang jaminan, Anda dapat memperpanjang jangka waktu dengan membayar biaya sewa modal atau dengan mengangsur biaya pinjaman.

Sekedar saran dari kami, bila Anda menggadaikan barang-barang di pegadaian termasuk diantaranya dokumen-dokumen penting, contohnya ijazah, secepat mungkin Anda ambil sebab ijazah adalah dokumen yang bersifat sangat penting. Baca Syarat Kredit Tanpa Agunan BNI

Nah demikianlah sedikit pembahasan tentang menggadaikan ijazah di pegadaian, semoga bermanfaat.

Advertisements
error: